Tokoh

Desa Petak Gelar Rapat Evaluasi Kegiatan dan Penyamaan Persepsi Bersama BPD: Menuju Pemerintahan Desa yang Bersih, Transparan, dan Akuntabel

 Jumat, 21 Maret 2025

Desa petak gianyar

Newsyess.com, Gianyar. 

GIANYAR, NEWSYESS.COM – Pemerintahan Desa Petak terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Hal ini terlihat dalam Rapat Evaluasi Kegiatan dan Penyamaan Persepsi yang digelar pada Jumat, 21 Maret 2025, bertempat di Ruang Rapat Kantor Desa Petak.

Kepala Desa petak Anak Agung Gde Mayun Purnama menyampaikan, Musyawarah ini dihadiri oleh Ketua BPD beserta anggota, Perbekel, serta seluruh perangkat desa, dengan agenda utama evaluasi kinerja tahun 2024 serta penyamaan persepsi dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk program kerja tahun 2025.

Evaluasi Kinerja 2024: Identifikasi Kendala dan Penyempurnaan Program

Dalam musyawarah ini, berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi selama tahun 2024 menjadi bahan refleksi bersama. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua program yang telah dilaksanakan dapat menjadi bahan pembelajaran guna menyempurnakan strategi dan pelaksanaan kegiatan di tahun 2025.

"Setiap kendala yang kita hadapi harus menjadi bahan evaluasi agar ke depan kita dapat bekerja lebih efektif dan efisien. Dengan sinergi antara Perbekel, perangkat desa, serta Ketua dan anggota BPD, kita optimistis setiap program dapat berjalan dengan lebih baik," ujar Kepala Desa Petak.

Evaluasi ini juga berlandaskan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang telah disahkan pada akhir tahun 2024, sehingga setiap program yang dirancang tetap dalam koridor regulasi dan perencanaan yang matang.

Penyamaan Persepsi: Meningkatkan Koordinasi demi Pemerintahan Desa yang Harmonis

Dalam upaya meningkatkan koordinasi dan efektivitas pemerintahan desa, rapat ini juga menyepakati bahwa mulai tahun 2025, musyawarah bersama antara BPD, Perbekel, dan perangkat desa akan diadakan setiap bulan.

Langkah ini diambil untuk:

Meminimalisir kendala di lapangan, baik dalam pelaksanaan program maupun administrasi.

Meningkatkan komunikasi antarperangkat desa, sehingga setiap kebijakan dan program dapat berjalan dengan transparan dan sesuai regulasi.

Membangun sistem pemerintahan desa yang profesional, di mana seluruh aparatur desa memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

"Dengan sinergi yang kuat, pemerintahan Desa Petak akan semakin solid dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ini bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi bagaimana kita membangun kepercayaan publik melalui transparansi dan akuntabilitas," tambah Perbekel Desa Petak Anak Agung Gde Mayun Purnama.

Pentingnya Sosialisasi APBDes: Masyarakat Harus Tahu dari Mana dan Ke Mana Anggaran Dialokasikan

Salah satu fokus utama dalam rapat ini adalah pentingnya sosialisasi APBDes kepada masyarakat. Perangkat desa bersama BPD menyadari bahwa pemahaman masyarakat terhadap APBDes masih perlu ditingkatkan agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai sumber dana maupun realisasi program.

"Masyarakat berhak tahu dari mana sumber anggaran desa berasal dan bagaimana penggunaannya. Oleh karena itu, kita harus terus memberikan informasi yang sebenar-benarnya agar tidak ada spekulasi atau kesalahpahaman," ujar Anak Agung Gde Mayun Purnama

Melalui transparansi ini, masyarakat akan lebih memahami peran mereka dalam pembangunan desa, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam mengawal setiap program yang dijalankan pemerintah desa.

Sinergi dalam Bingkai Tri Hita Karana: Membangun Desa yang Harmonis

Pemerintahan Desa Petak berkomitmen untuk membangun sistem yang tidak hanya bersih, transparan, dan akuntabel, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal. Dalam hal ini, konsep Tri Hita Karana menjadi pedoman utama dalam menjalankan pemerintahan dan program pembangunan desa.

Tri Hita Karana mencakup tiga aspek utama:

Parahyangan – Menjaga hubungan harmonis dengan Sang Pencipta melalui nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Pawongan – Memperkuat hubungan antarwarga dengan prinsip gotong royong dan kebersamaan.

Palemahan – Menjaga keseimbangan dengan alam, termasuk dalam setiap kebijakan pembangunan desa yang memperhatikan lingkungan.

Dengan menerapkan konsep ini dalam visi-misi Desa Petak, diharapkan dapat terwujud pemerintahan desa yang tidak hanya transparan dan profesional, tetapi juga selaras dengan budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.

"Membangun desa bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas. Jika kita bisa menjaga keseimbangan ini, maka Desa Petak akan terus berkembang secara berkelanjutan," pungkas Perbekel Desa Petak Anak Agung Gde Mayun Purnama.

Kesimpulan: Pemerintahan Desa Petak Siap Melangkah Lebih Maju

Rapat evaluasi dan penyamaan persepsi ini menjadi momentum penting bagi Desa Petak untuk terus meningkatkan kualitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan sinergi yang semakin erat antara BPD, Perbekel, perangkat desa, dan masyarakat, diharapkan setiap program dapat berjalan dengan lebih efektif, transparan, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh warga Desa Petak. (TimNewsyess)


TAGS :