Tokoh

Presiden Prabowo Subianto Tegas: Perangi Mafia, Bangun Pemerintahan Bersih dan Efisien

 Jumat, 14 Maret 2025

Presiden prabowo Subianto

Newsyess.com, Jakarta. 

Jakarta, Newsyess.com – Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas mafia dan korupsi di tanah air. Dalam arahannya kepada Kapolri dan Panglima TNI, Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak takut menghadapi para mafia yang selama ini menghambat pembangunan bangsa.

"Jangan macam-macam, saya tidak takut. Mafia di mana pun saya tidak takut," tegasnya dengan lantang.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi yang lebih efisien dan berpihak kepada rakyat. Ia menekankan bahwa pelayanan publik harus lebih cepat dan tidak mempersulit masyarakat.

"Kenapa dibuat susah kalau bisa dibuat mudah? Kenapa diperlama kalau bisa dipercepat? Kita harus mengubah mentalitas ini, semua harus cepat dan efisien," ujarnya.

Pemberantasan Korupsi, Tidak Ada Kata Mundur

Presiden Prabowo menegaskan bahwa korupsi adalah musuh utama bangsa. Ia mengingatkan bahwa negara yang dipenuhi korupsi tidak akan bisa sejahtera.

"Tidak ada negara yang korupsinya gila-gilaan bisa kaya. Korupsi adalah jalan menuju kehancuran. Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor. Mereka harus tahu, saya siap mati untuk bangsa ini," katanya dengan penuh ketegasan.

Prabowo bahkan menyampaikan rencana untuk membangun penjara khusus bagi koruptor di tempat terpencil.

"Kalau perlu, kita buatkan penjara di pulau terpencil. Mau keluar, ketemu hiu!" katanya, disambut tepuk tangan.

Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menyoroti pentingnya kesejahteraan rakyat, terutama dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Ia bertekad memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan untuk bangkit dari kemiskinan.

"Anak orang miskin tidak boleh miskin selamanya. Mereka harus bangkit dan bisa membantu orang tuanya," tegasnya.

Presiden juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah memangkas berbagai regulasi yang selama ini memperlambat distribusi pupuk ke petani.

"Dulu pupuk harus melalui 145 regulasi, sekarang kita potong jalurnya langsung ke petani. Tidak ada lagi pungutan liar di sana-sini!" tegasnya.

Membangun Pendidikan yang Berkualitas

Di akhir pidatonya, Prabowo menegaskan pentingnya pendidikan dalam membangun bangsa yang kuat. Ia meminta para rektor dan dekan untuk menjaga dunia akademik dari pengaruh-pengaruh negatif yang dapat menghambat kemajuan Indonesia.

"Pendidikan adalah kunci. Tapi pendidikan yang bagus butuh uang. Kita harus pintar mengelola keuangan negara agar setiap rupiah digunakan untuk kemajuan rakyat," pesannya.

Dengan semangat dan komitmen yang kuat, Prabowo menutup pidatonya dengan keyakinan bahwa Indonesia berada di jalur yang benar menuju kemajuan.

"Indonesia cerah, kita akan mengelola kekayaan dengan baik dan bangkit menjadi negara maju!" pungkasnya. (TimNewsyess)


TAGS :