News

Presiden Prabowo Tegaskan Tindak Tegas Perusahaan yang Langgar Aturan Pertanahan dan Kehutanan

 Kamis, 23 Januari 2025

Presiden Prabowo Subianto

Newsyess.com, Jakarta. 

 

Jakarta | Newsyess.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang melanggar aturan pertanahan dan kehutanan. Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo dalam sidang kabinet di Istana Jakarta pada Rabu, 22 Januari 2025.

Dalam arahannya kepada para penegak hukum, termasuk Jaksa Agung, Kapolri, Panglima TNI, serta BPKP, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap perusahaan yang melanggar ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan, terutama terkait pengelolaan tanah dan hutan. "Ketentuan-ketentuan kita harus dipatuhi. Tidak ada perlakuan khusus bagi mereka yang sudah diberi kesempatan berkali-kali untuk menyelesaikan kewajibannya, namun tidak melakukannya. Pemerintah akan melaksanakan kewajibannya, mencabut izin, dan menguasai kembali lahan-lahan tersebut, terutama jika lahan-lahan itu adalah hutan lindung dan sebagainya," ujar Presiden.

Pernyataan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan melindungi hutan serta tanah yang menjadi bagian penting dari sumber daya alam Indonesia. Presiden juga menekankan bahwa hukum dan aturan yang ada harus dipatuhi tanpa ada pengecualian, terutama bagi perusahaan yang terus-menerus mengabaikan kewajiban mereka.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada berbagai jajaran pemerintah yang telah bekerja keras dalam mendukung pembangunan nasional. Pada kesempatan yang sama, ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan pemerintah dalam meresmikan 37 proyek strategis ketenagalistrikan nasional. Proyek tersebut mencakup 26 pembangkit listrik dengan total kapasitas 3,2 gigawatt, serta 11 jaringan transmisi dan gardu induk yang tersebar di 18 provinsi.

Sebagian besar pembangkit listrik yang diresmikan merupakan energi bersih dan terbarukan, yang menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan energi secara berkelanjutan. "Ini mungkin peresmian terbesar dalam satu hari. Ini menunjukkan kemampuan kita. We can do it. Ini adalah hasil kerja keras pemerintah-pemerintah sebelumnya. Marilah kita selalu menghormati semua pihak yang telah bekerja keras," tambah Presiden.

Prabowo juga menekankan bahwa pembangunan bangsa bukanlah hal yang bisa dicapai dalam waktu singkat. "Pembangunan suatu bangsa adalah perjalanan panjang, puluhan tahun. Apa yang dirintis oleh Bung Karno, kita nikmati sekarang. Apa yang diteruskan oleh Pak Harto, kita teruskan dan nikmati sekarang. Demikian seterusnya, dengan setiap presiden yang telah memimpin," ungkapnya.

Presiden mengingatkan bahwa meskipun ia baru menjabat selama tiga bulan, ia sudah meresmikan proyek-proyek besar yang telah dimulai sejak tahun 2015. "Inilah yang saya minta menjadi alur bernegara kita. Kita ini melanjutkan long march perjalanan jauh, estafet demi estafet. Kita terima dan teruskan, dan kita akan mencapai cita-cita kita," tutup Prabowo dengan penuh optimisme.

Dengan tegasnya kebijakan ini, Presiden Prabowo berharap Indonesia akan semakin maju, dengan perhatian yang serius terhadap pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan pembangunan yang merata di seluruh Indonesia. (TimNewsyess)


TAGS :