News

Desa Lebih Dorong Pertanian Berkelanjutan Lewat Budidaya Padi Organik 2,5 Hektar

 Sabtu, 25 Januari 2025

Desa lebih gianyar

Newsyess.com, Gianyar. 

GIANYAR, BALI | Newsyess.com – Desa Lebih terus menunjukkan komitmennya terhadap pertanian ramah lingkungan dengan meluncurkan program budidaya penanaman padi organik seluas 2,5 hektar di Subak Padang Lantang. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 23 Januari 2025, dengan melibatkan berbagai pihak yang mendukung penuh program pertanian berkelanjutan.

Hadir dalam kegiatan ini Perbekel Desa Lebih, I Wayan Agus Muliana, S.AP., bersama Dandim 1616 Gianyar, Kapolres Gianyar, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, serta undangan lainnya. Penanaman padi secara simbolis ini sekaligus menjadi langkah awal Desa Lebih dalam memanfaatkan potensi alamnya untuk mendukung pertanian ramah lingkungan.

Manfaat Pertanian Organik untuk Lingkungan dan Petani
Perbekel Desa Lebih, I Wayan Agus Muliana, menyampaikan bahwa pola pertanian organik memberikan sejumlah manfaat yang sangat berarti, baik bagi lingkungan maupun petani. “Kami menggunakan pupuk organik yang dihasilkan oleh TPS3R Tri Widya Lestari untuk memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan alami, dan menjaga mikroorganisme tanah yang bermanfaat,” ujar Agus Muliana.

Selain itu, penerapan metode tanpa pestisida kimia mengurangi risiko pencemaran air dan tanah, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung keberlanjutan ekosistem lokal.

Program ini juga memberikan jaminan bagi para petani. Dengan dukungan Bumdesa Tri Eka Mandiri, petani padi organik di Desa Lebih mendapatkan kepastian harga pascapanen. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani dan mendorong lebih banyak petani beralih ke pola pertanian organik.

Dukungan dari Berbagai Pihak
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Dandim 1616 Gianyar dan Kapolres Gianyar, yang hadir untuk memberikan motivasi dan memastikan kelancaran pelaksanaan program. Kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan institusi lain dalam mencapai tujuan pertanian yang berkelanjutan.

Tantangan dan Harapan ke Depan
Meski pertanian organik menawarkan banyak manfaat, Agus Muliana tidak menampik bahwa ada sejumlah tantangan yang dihadapi. “Kami menyadari, transisi ke pertanian organik membutuhkan waktu, strategi, dan dukungan yang berkelanjutan. Namun, kami optimis bahwa dengan kerja sama semua pihak, Desa Lebih dapat menjadi pelopor dalam pengembangan pertanian berkelanjutan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Desa Lebih juga ingin memberikan contoh bahwa inovasi dalam sektor pertanian adalah salah satu solusi untuk menjawab tantangan global, seperti perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang sehat.

Dengan langkah awal ini, Desa Lebih berharap dapat menginspirasi desa-desa lain untuk turut mengembangkan pola pertanian ramah lingkungan demi keseimbangan ekologi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Pertanian organik bukan hanya tentang hasil panen, tetapi juga warisan bagi generasi mendatang,” tutup Agus Muliana.
(Tim Newsyess)


TAGS :