News

Kapolsek Gianyar: "Evakuasi Pohon Tumbang di Pura Dalem Berjalan Lancar dan Kondusif"

 Sabtu, 21 Desember 2024

Polsek Gianyar

Newsyess.com, Gianyar. 

 

Gianyar – Sebuah pohon Pule raksasa dengan tinggi sekitar 40 meter dan diameter 60 cm tumbang di Pura Dalem, Desa Adat Madangan Kelod, Desa Petak, Gianyar, pada Sabtu (21/12/2024) pagi. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan parah pada dua bangunan pelinggih, yaitu Peselang dan Pewedan, dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 400 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan dalam insiden ini.

Kapolsek Gianyar, Kompol I Nyoman Sukadana, SE, mengoordinasikan langsung proses evakuasi di lokasi kejadian bersama timnya. Didampingi oleh Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Petak, serta beberapa aparat desa setempat, mereka bergerak cepat untuk menangani dampak bencana tersebut.

"Kami menerima laporan dari Kadus Madangan Kelod pada pukul 08.30 WITA bahwa pohon Pule besar telah tumbang dan merusak bangunan di Pura Dalem. Tim kami segera bergerak ke lokasi, dan syukurlah proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama yang solid antara aparat dan masyarakat," ujar Kompol Sukadana di lokasi kejadian.

Proses evakuasi dimulai sejak pukul 08.30 WITA dan selesai pada pukul 11.00 WITA. Dalam evakuasi ini, tim menggunakan alat berat seperti mesin sensor dan parang untuk memotong serta membersihkan dahan dan batang pohon yang tumbang. Meski terkendala oleh cuaca yang masih tidak menentu, upaya gotong royong antara aparat dan warga setempat membuat evakuasi dapat diselesaikan dengan cepat.

Dampak Cuaca Ekstrem
Menurut Kapolsek Sukadana, cuaca ekstrem yang melanda Gianyar belakangan ini, berupa hujan deras disertai angin kencang, menjadi faktor utama tumbangnya pohon Pule tersebut. Ia mengimbau masyarakat Gianyar untuk tetap waspada, terutama saat musim hujan yang masih berlangsung.

"Kami berharap warga berhati-hati, terutama jika berada di sekitar pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang. Laporan cepat dari masyarakat sangat membantu kami dalam melakukan penanganan darurat," tambahnya.

Apresiasi Gotong Royong Warga
Kapolsek juga mengapresiasi inisiatif masyarakat Desa Adat Madangan Kelod yang turut membantu dalam proses evakuasi. "Sinergi antara pihak kepolisian, aparat desa, dan masyarakat sangat membantu dalam menangani situasi darurat seperti ini. Kami berterima kasih atas semangat gotong royong yang ditunjukkan," ucap Kompol Sukadana.

Kerugian Besar, Harapan Lebih Waspada
Selain kerusakan fisik pada dua pelinggih, kerugian material lainnya yang dialami pihak desa adat mencapai angka Rp 400 juta. "Kerugian ini sangat besar, terutama bagi masyarakat adat yang bergantung pada tempat ibadah ini. Kami berharap ke depan masyarakat lebih waspada, dan pemerintah setempat bisa memberikan perhatian khusus untuk mitigasi bencana," tutupnya.

Situasi di lokasi kini telah kembali normal dan kondusif setelah pohon berhasil dibersihkan. Kapolsek Gianyar memastikan bahwa pihaknya akan terus siap siaga menghadapi potensi bencana alam di wilayahnya. (TimNewsyess)


TAGS :