News

LPD Alas Pujung Bantu Perbaikan Jembatan Alas Pujung Menuju Puakan Karena Pernah Memakan Korban Jiwa

 Jumat, 31 Maret 2023

LPd Gianyar,

Newsyess.com, Gianyar. 

 

Gianyar, Newsyess.com - 
Keberadaan lembaga keuangan milik adat benar amat sangat dirasakan manfaatnya baik ke desa adat selaku pemilik lembaga serta masyarakat selaku pengguna. Tidak hanya mencari keuntungan semata, tetapi bagaimana keberadaannya dapat bermanfaat. Seperti halnya pada LPD Desa Adat Alas Pujung di Kecamatan Tegalalang, Gianyar. LPD Alas Pujung mengeluarkan dana Rp 3 juta, ikut membantu dalam hal perbaikan jembatan. Itu dilakukan dalam memberikan pengamanan di jembatan Alas Pujung menuju Puakan Taro Tegalalang. 
Aksi sosial itu dilakukan karena ada kejadian maut pada Ngembak Geni, Kamis (23/3) lalu. Seorang ibu beserta anaknya jatuh ke bawah jembatan tersebut. Sehingga mengakibatkan sang ibu meninggal dunia dan anaknya luka luka. LPD Alas Pujung memberikan bantuan untuk perbaikan pengaman jembatan agar ke depan tidak ada lagi korban. Ini merupakan kepedulian LPD pada Jembatan Alas Pujung. Apalagi, jalur itu banyak dilalui anak-anak sekolah  yang melewati jembatan tersebut, agar anak lebih merasa lebih aman. 
Pemucuk LPD Desa Adat Alas Pujung, I Wayan Subawa Jaya, ketika dihubungi Newsyess pada, Jumat, 31/3/2023 lewat telepon, menyatakan LPD ikut membantu agar aman. “Kami berikan dinding dan jaring di bawahnya. Anak-anak kami banyak melewati jalan itu untuk sekolah,” ujarnya.
Anak merasa khawatir karena jalan itu terjal dan licin ketika hujan. “Itu jalan umum, menuju Puakan, ini situasi memprihatinkan. Apalagi kurang perhatian,” jelasnya.
Jalan itu dibuat pada 2005 silam. Jika tanpa jalur itu, masyarakat harus memutar melewati Kintamani. “Itu jalur satu-satunya menuju Taro dan Tegallalang,” ungkapnya.
Meski sudah dibantu oleh LPD mengenai pemasangan pengaman, namun selaku masyarakat, dia juga minta ada perhatian dari pemerintah. “Apalagi jalan untuk anak sekolah memajukan perekonomian. Sementara ini, supaya aman, kami pasang,” jelasnya.
Ketika malam hari, lampu minim, sehingga diharapkan ada pemasangan lampu. “Kami juga minta bantuan untuk mengangkat jembatan. Karena jalan ekstrim sekali, belum layak dilewati. Namun karena tidak ada jalan, mau tidak mau lewat sana,” ungkapnya. (Ngakan Suardika)


TAGS :