Ekonomi
LPD Desa Adat Iseh Gelar LPJ Tahun Buku 2022 serta Komitmen bersama Jro Bendesa Menjaga Tetap Ajegnya LPD
Sabtu, 21 Januari 2023
LPd bali
LPD Desa Adat Iseh Gelar LPJ Tahun Buku 2022 serta Komitmen bersama Jro Bendesa Menjaga Tetap Ajegnya LPD
Mendukung Penuh Hibah Modal LPD ke Desa Adat
Karangasem, Newsyess.com -
Sebagai lembaga keuangan milik adat, kehadiran dan peran LPD sangat diharapkan demi menjaga tetap Ajegnya adat tradisi, budaya serta menunjang kelancaran pembangunan di pura Khayangan Tiga. Seperti halnya pada LPD Desa Adat Iseh, kecamatan Sidemen Karangasem yang mampu memberikan kontribusi langsung ke desa adat berupa dana pembangunan sebesar 20 % setiap tahunnya dari laba yang bisa diraih LPD Iseh. Sehingga di tahun Buku 2022 LPD mampu serahkan dana pembangunan sebesar Rp 26,9 Juta dengan pergerakan aset LPD mencapai Rp 6 miliar.
Pemucuk LPD Desa Adat Iseh, I Nyoman Rembun ketika dihubungi Newsyess saat acara LPJ LPD tahun Buku 2022 pada, Jumat, 20/1/2023 lewat telepon, menyatakan aset kali ini ada peningkatan namun tidak banyak. “2021 ada Rp 5,5 miliar, pada 2022 Rp 6 miliar. Dengan laba di atas Rp 100 juta,” lebih jelasnya.
Selama ini, kontribusi LPD Iseh membantu kegiatan adat. “Dalam bentuk uang tunai ini juga sesuai dengan kemampuan LPD,” jelasnya.
Yang LPD sudah diberikan kepada adat di antaranya kegiatan di Banjar. “Bantuan itu sudah diputuskan oleh pengawas,” jelas dia.
Mengenai target LPD Iseh pada 2023, untuk digitalisasi dengan menerapkan mobile banking. “Rencananya 2023 pembayaran berbasis online. mudah mudahan bisa terwujud Kami sudah mengajukan ke BPD, terkendala sinyal internet dan alat,” ujarnya.
Dikatakan lebih lanjut, mengenai dana hibah dari LPD ke adat, disetujui. “Namun kontrol harus tetap dari pemerintah. Dari sisi Tipikor bagus,” ujar dia.
Untuk nama LPD diubah, pihaknya tidak mempersoalkan. “Namun nama sudah menempel di masyarakat, sulit diubah,” ungkapnya.
Mengenai pararem ketentuan LPD sudah diatur. Sanksi terberat adalah pencabutan hak. “Namun tidak sampai, hanya tindaklanjut di prajuru selesai,” ungkapnya.
Ke depan, pihaknya perlu melihat bantangan pararem dari provinsi. “Dinilai dulu sisi baik buruknya, Bendesa harus melihat,” jelas dia.
Ke depan, pihaknya berharap agar hibah LPD ke adat sehingga urusannya ada di adat. “Desa adat adalah kunci dan menjaga lembaga keuangan. LPD Iseh dulu mendapat modal Rp 5 juta, sudah dihibahkan ke adat,” ujar dia.
Sementara itu, I Nyoman Adi Wirta, yang juga selaku Jro Bendesa Adat iseh yang juga selaku Ketua badan pengawas LPD Iseh mengapresiasi upaya LPD. “Mari bangun lembaga untuk kepentingan bersama, karena hasilnya untuk masyarakat,” tutupnya.(yess)
TAGS :