News

LPD Peliatan Gelar LPJ Tahun Buku 2022, Mampu Serahkan Dana Pembangunan ke Desa Adat Mencapai Rp 1,1 Miliar

 Jumat, 20 Januari 2023

Lpd Gianyar

Newsyess.com, Gianyar. 


Gianyar, Newsyess.com - 
Tahun 2022 merupakan tahun yang positif buat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Peliatan di Kecamatan Ubud. Di mana mampu merealisasikan semua rencana kerja LPD di tahun buku 2022. Ini dapat terlihat dari pergerakan aset dan laba tumbuh positif. Dan tahun 2022 ini LPD mampu menyerahkan dana pembangunan ke desa adat 20 persen dari laba LPD sebesar di tambah dana sosial Rp 1,167 Miliar serta memberikan sembako seluruh masyarakat Peliatan. 
Pemucuk LPD Desa Adat Peliatan, Ir. Ni Putu Puspadi, didampingi, I Made Sutoya yang juga selaku Petengen LPD Desa Adat Peliatan ketika dihubungi Newsyess pada, Jumat, 20/1/2023 lewat telepon, menyatakan LPJ digelar Rabu (18/1/2023) lalu. Selama LPJ, diberikan hadiah gebyar bagi masyarakat. “Perkembangan 2022, sudah tumbuh, setelah Covid-19, 2021 mulai tumbuh,” ujarnya.
LPD juga memberikan sembako bagi seluruh krama sebanyak 10 kg beras sebelum hari raya Galungan. Jumlahnya 2050 paket sembako. “Itu diberikan waktu pandemi selama tahun pandemi, bahkan saat pandemi 2-3 kali. Sekarang tetap berikan subsidi sembako,” jelasnya.
Untuk tahun ini, LPD Peliatan memperoleh laba Rp 5,190  miliar lebih. “Itu target dipasang 2021 Rp 2,3 miliar. Lalu 2022, target meningkat, karena pariwisata bangkit, tamu datang, event di Bali, sehingga pariwisata banyak datang ke Ubud,” jelasnya.
Dikatakan, okupansi hotel ramai, hingga kunjungan meningkat. “Sempat ada pendapatan tertunda saat covid, mulai bisa ditagih,” jelasnya.
Saat ini, dana yang diberikan ke adat mencapai Rp 1,197 miliar. Selanjutnya, di luar dana pembangunan, LPD juga memberikan dana kelayu sekar memperoleh santunan Rp 300 ribu per meninggal dunia. “Waktu ngaben kolektif, tiap tahun ada ngaben kolektif, LPD memberikan dana bagi tiga Banjar, jadi Rp 50 juta per tahun untuk ngaben kolektif di luar dana Rp 300 ribu per orang meninggal dunia,” ujarnya.
Selain itu, ada bedah Rumah bagi krama Peliatan sebesar Rp  10 Juta juga dana ke pura berupa kontribusi piodalan sebanyak enam bulan. “Ada piodalan 4 kali (desa, dalem, Puseh, dalem Puri, red) maka kami kasih Rp 40  juta dari LPD,” juga ada biaya pendidikan setahunya mencapai Rp 12 juta jelasnya.
Disamping itu, acara Sekaha Teruna juga diberikan kupon seharga Rp 2 juta. “Ada 12 Banjar di Peliatan. Termasuk membuat Ogoh-ogoh, kami kasih Rp 1 juta per Ogoh-ogoh,” total setiap tahunya sebesar Rp 36 juta ujarnya.
Selanjutnya, Jero mangku diberikan dari dana 20 persen. Jadi sudah diberikan ke desa adat.
Lebih lanjut dikatakan, hubungan kepada prajuru dan Bendesa selaku pengawas, juga memberikan pembinaan yang baik. “Di LPD, pengelola, pengurus bekerja semaksimal mungkin, demi kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Adapun target 2023 agar laba meningkat menjadi di atas Rp 4,779 miliar. Selain itu, pihaknya menargetkan aset meningkat di atas Rp 288 miliar. Jika di bandingkan tahun 2021 ada peningkatan mencapai Rp 245 miliar. 
Kemudian, pihaknya telah mengarah ke mobile LPD. “Jadi masyarakat bayar tinggal lewat Android, manual memang tetap jalan, namun digabung ke online. Animo masyarakat antusias, respons bagus baru 20 persen menggunakan digital,” ujar dia.
Pihaknya terus mengedukasi masyarakat dan Krama Banjar. Sebab LPD terus menyampaikan tiap bulan lewat kelian Banjar.
Sementara itu Bendesa Adat Peliatan yang juga selaku ketua badan pengawas LPD Desa Adat Peliatan, I Ketut Sandi, mengaku mengapresiasi capaian yang diraih LPD Peliatan. Bahkan dari tutup buku 2022, mencapai hasil gemilang. “Semoga LPD terus jaya dan tetap dipercaya oleh krama. Mari kepada krama manfaat produk layanan LPD,” ajaknya. (yess)


TAGS :