Tokoh
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Tegas: “Jangan Main-main! Medium Ditulis Premium, Kami Akan Tindak”
Sabtu, 05 April 2025
Menteri pertanian amran
Jakarta | Newsyess.com – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P, kembali menunjukkan sikap tegasnya dalam menjaga integritas sektor pertanian dan pangan nasional. Di hadapan para awak media, Menteri Amran mengeluarkan peringatan keras kepada para pelaku usaha pertanian, khususnya yang bergerak dalam distribusi benih dan pupuk.
Dalam pernyataan resminya, Menteri Amran mengungkapkan adanya indikasi kuat praktik curang, di mana produk benih atau bahan pertanian berjenis medium dikemas dan dipasarkan seolah-olah merupakan jenis premium. Praktik ini dinilai sangat merugikan petani dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
“Sampaikan ke semua pengusaha: jangan medium dialihkan menjadi premium. Isinya medium, tapi tulisnya premium. Karena sebentar lagi kami cek seluruh Indonesia,” tegas Menteri Amran dengan nada serius, Jumat (4/4/2025).
Ia menambahkan bahwa pihak Kementerian Pertanian telah menerima laporan dan melakukan pengecekan langsung di beberapa titik wilayah Indonesia. Hasilnya menunjukkan kebenaran dugaan tersebut.
“Sudah ada aduan, sudah ada temuan. Kami ambil sampel, kami cek, dan ternyata isinya medium, tapi ditulis premium. Ini jelas merugikan masyarakat. Merugikan rakyat Indonesia,” ujarnya lagi.
Menteri Amran menegaskan, jika praktik tersebut tidak segera dihentikan, pemerintah akan melakukan pengecekan menyeluruh di seluruh Indonesia, persis seperti yang pernah dilakukan pada kasus kelangkaan dan penyalahgunaan minyak goreng sebelumnya.
Ketika ditanya soal identitas pelaku usaha atau wilayah yang terindikasi, Menteri Pertanian enggan menyebut secara spesifik. Namun ia menyampaikan bahwa indikasinya sudah terdeteksi di beberapa wilayah yang tidak jauh dari pusat distribusi utama.
“Pengusahanya siapa? Sama seperti minyak goreng kemarin, kita sampaikan dulu. Kalau tidak berubah, kami akan bertindak. Soal wilayah? Ya, dekat-dekat lah,” pungkasnya.
Pernyataan ini menandai keseriusan pemerintah dalam menjaga kualitas dan kejujuran distribusi produk pertanian yang sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan pangan nasional. Menteri Amran juga meminta agar media turut mengawal isu
ini demi kepentingan petani dan konsumen.
Langkah Tegas dan Sistematis
Kementerian Pertanian dikabarkan telah membentuk tim pengawasan khusus untuk memantau dan memverifikasi label produk pertanian yang beredar di pasaran. Tidak menutup kemungkinan, akan ada tindakan hukum jika ditemukan pelanggaran berat terhadap standar mutu produk.
Pengawasan ini juga merupakan bagian dari strategi mewujudkan pertanian yang sehat, adil, dan berpihak pada petani, serta memastikan bahwa kualitas benih dan input pertanian lainnya benar-benar sesuai dengan label yang tertera.
"Kita ingin petani untung, bukan dirugikan karena manipulasi. Jangan coba-coba menipu petani kita," tegas Menteri Amran menutup pernyataannya. (TimNewsyess)
TAGS :