News

Pasca Libur Nataru: Pelabuhan Lintas Ketapang - Gilimanuk Mulai Normal

 Senin, 06 Januari 2025

Pasca Libur Nataru: Pelabuhan Lintas Ketapang - Gilimanuk Mulai Normal

Newsyess.com, Jembrana. 

Jembrana | Newsyess.com - Setelah dua pekan lebih mengalami lonjakan aktivitas akibat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pelabuhan Lintas Ketapang - Gilimanuk yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali, kini mulai berangsur normal. Aktivitas penyeberangan di pelabuhan tersebut, yang sebelumnya padat dengan wisatawan dan kendaraan yang berlibur ke Bali, diprediksi kembali lancar pada hari ini, Senin (6/1/2025), seiring dengan berakhirnya masa libur sekolah.

Arus Penyeberangan Kembali Normal
General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Yani Andriyanto, mengungkapkan bahwa setelah puncak kepadatan yang terjadi menjelang dan setelah perayaan Tahun Baru, situasi di pelabuhan kini sudah jauh lebih terkendali. "Aktivitas penyeberangan Ketapang - Gilimanuk sudah mulai berangsur normal. Yang masuk Bali sudah jauh berkurang, bahkan bisa dibilang sudah kembali normal," ujar Yani.

Meski aktivitas penyeberangan sudah mulai kembali normal, ia menambahkan bahwa arus kendaraan dan penumpang yang keluar dari Bali masih cukup padat, namun tetap terkendali. Banyak wisatawan yang menikmati libur Nataru mulai kembali ke daerah asal mereka pasca Tahun Baru, dan diperkirakan puncak arus balik terjadi hingga hari Minggu kemarin. "Sekarang, banyak yang keluar Bali," tambahnya.

Penurunan Aktivitas Penyeberangan Nataru 2024 Dibandingkan Tahun Lalu
Secara umum, Yani menyebutkan bahwa jumlah penumpang dan kendaraan yang melintasi Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk pada libur Nataru 2024 mengalami penurunan sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun demikian, ia menjelaskan bahwa data lengkap mengenai jumlah penumpang dan kendaraan masih dalam proses pendataan oleh tim data. "Data komulatif lengkap masih kami konsolidasikan," tandasnya.

Pelabuhan Gilimanuk Terkendali, Wisatawan Mulai Kembali ke Daerah Asal
Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk, Ryan Dewangga, juga memberikan informasi serupa mengenai situasi di pelabuhan yang menghubungkan Bali dan Jawa. Menurutnya, meski jumlah kendaraan dan orang yang keluar Bali masih cukup tinggi, situasi di Pelabuhan Gilimanuk tetap terkendali. "Arus kendaraan dan orang yang usai berlibur ke Bali, diprediksi akan keluar Bali terakhir Minggu kemarin, karena hari ini sudah kembali masuk sekolah," ungkap Ryan.

Dengan berakhirnya libur Nataru dan dimulainya aktivitas sekolah, pelabuhan kembali beroperasi seperti biasa dengan jumlah penumpang dan kendaraan yang lebih stabil. "Mulai hari ini, aktivitas di pelabuhan sudah kembali normal, dengan jumlah penumpang dan kendaraan keluar Bali mencapai angka belasan ribu setiap harinya," ujarnya.

Data Produksi Harian Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
Sebagai gambaran, pada Sabtu, 4 Januari 2025, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang mencatatkan angka penyeberangan yang signifikan selama 24 jam. Tercatat sebanyak 25.368 orang yang keluar Bali melalui Pelabuhan Ketapang, dengan kendaraan yang meliputi 2.018 unit roda dua, 2.732 unit roda empat, 311 unit bus, dan 1.546 unit truk. Total kendaraan yang keluar Bali mencapai 6.607 unit.

Sementara itu, sebanyak 26.512 orang tercatat masuk ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, dengan total kendaraan sebanyak 7.271 unit. Dari jumlah tersebut, kendaraan roda empat mendominasi dengan 2.623 unit, diikuti dengan 2.817 unit roda dua, 1.517 unit truk, dan 314 unit bus.

Kesimpulan: Normalisasi Pelabuhan Pasca Liburan
Setelah dua pekan masa libur Nataru yang penuh dengan aktivitas di Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk, arus penyeberangan kini kembali stabil. Dengan berakhirnya libur sekolah, diprediksi aktivitas di pelabuhan akan kembali seperti sebelum musim liburan, dengan jumlah penumpang dan kendaraan yang melintasi pelabuhan berada pada level normal.

Meskipun ada penurunan jumlah penumpang dibandingkan tahun lalu, PT ASDP Indonesia Ferry tetap berupaya menjaga kelancaran penyeberangan guna mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan yang hendak bepergian antar pulau. (TimNewsyess)
Pasca Libur Nataru: Pelabuhan Lintas Ketapang - Gilimanuk Mulai Normal 

Jembrana | Newsyess.com - Setelah dua pekan lebih mengalami lonjakan aktivitas akibat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pelabuhan Lintas Ketapang - Gilimanuk yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali, kini mulai berangsur normal. Aktivitas penyeberangan di pelabuhan tersebut, yang sebelumnya padat dengan wisatawan dan kendaraan yang berlibur ke Bali, diprediksi kembali lancar pada hari ini, Senin (6/1/2025), seiring dengan berakhirnya masa libur sekolah.

Arus Penyeberangan Kembali Normal
General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Yani Andriyanto, mengungkapkan bahwa setelah puncak kepadatan yang terjadi menjelang dan setelah perayaan Tahun Baru, situasi di pelabuhan kini sudah jauh lebih terkendali. "Aktivitas penyeberangan Ketapang - Gilimanuk sudah mulai berangsur normal. Yang masuk Bali sudah jauh berkurang, bahkan bisa dibilang sudah kembali normal," ujar Yani.

Meski aktivitas penyeberangan sudah mulai kembali normal, ia menambahkan bahwa arus kendaraan dan penumpang yang keluar dari Bali masih cukup padat, namun tetap terkendali. Banyak wisatawan yang menikmati libur Nataru mulai kembali ke daerah asal mereka pasca Tahun Baru, dan diperkirakan puncak arus balik terjadi hingga hari Minggu kemarin. "Sekarang, banyak yang keluar Bali," tambahnya.

Penurunan Aktivitas Penyeberangan Nataru 2024 Dibandingkan Tahun Lalu
Secara umum, Yani menyebutkan bahwa jumlah penumpang dan kendaraan yang melintasi Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk pada libur Nataru 2024 mengalami penurunan sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun demikian, ia menjelaskan bahwa data lengkap mengenai jumlah penumpang dan kendaraan masih dalam proses pendataan oleh tim data. "Data komulatif lengkap masih kami konsolidasikan," tandasnya.

Pelabuhan Gilimanuk Terkendali, Wisatawan Mulai Kembali ke Daerah Asal
Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk, Ryan Dewangga, juga memberikan informasi serupa mengenai situasi di pelabuhan yang menghubungkan Bali dan Jawa. Menurutnya, meski jumlah kendaraan dan orang yang keluar Bali masih cukup tinggi, situasi di Pelabuhan Gilimanuk tetap terkendali. "Arus kendaraan dan orang yang usai berlibur ke Bali, diprediksi akan keluar Bali terakhir Minggu kemarin, karena hari ini sudah kembali masuk sekolah," ungkap Ryan.

Dengan berakhirnya libur Nataru dan dimulainya aktivitas sekolah, pelabuhan kembali beroperasi seperti biasa dengan jumlah penumpang dan kendaraan yang lebih stabil. "Mulai hari ini, aktivitas di pelabuhan sudah kembali normal, dengan jumlah penumpang dan kendaraan keluar Bali mencapai angka belasan ribu setiap harinya," ujarnya.

Data Produksi Harian Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
Sebagai gambaran, pada Sabtu, 4 Januari 2025, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang mencatatkan angka penyeberangan yang signifikan selama 24 jam. Tercatat sebanyak 25.368 orang yang keluar Bali melalui Pelabuhan Ketapang, dengan kendaraan yang meliputi 2.018 unit roda dua, 2.732 unit roda empat, 311 unit bus, dan 1.546 unit truk. Total kendaraan yang keluar Bali mencapai 6.607 unit.

Sementara itu, sebanyak 26.512 orang tercatat masuk ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, dengan total kendaraan sebanyak 7.271 unit. Dari jumlah tersebut, kendaraan roda empat mendominasi dengan 2.623 unit, diikuti dengan 2.817 unit roda dua, 1.517 unit truk, dan 314 unit bus.

Kesimpulan: Normalisasi Pelabuhan Pasca Liburan
Setelah dua pekan masa libur Nataru yang penuh dengan aktivitas di Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk, arus penyeberangan kini kembali stabil. Dengan berakhirnya libur sekolah, diprediksi aktivitas di pelabuhan akan kembali seperti sebelum musim liburan, dengan jumlah penumpang dan kendaraan yang melintasi pelabuhan berada pada level normal.

Meskipun ada penurunan jumlah penumpang dibandingkan tahun lalu, PT ASDP Indonesia Ferry tetap berupaya menjaga kelancaran penyeberangan guna mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan yang hendak bepergian antar pulau. (TimNewsyess)


TAGS :