Tokoh
Pembina Forkom Taksubali, Jro Wisna (JMW), Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Wafatnya Palingggih Dane Jero Gede Batur Kawanan (Alitan)
Selasa, 07 Januari 2025
Pembina Forkom taksu Bali
Denpasar, | Newsyess.com 6 Januari 2025 – Kabar duka menyelimuti Pulau Dewata atas wafatnya Palingggih Dane Jero Gede Batur Kawanan (Alitan) Pura Ulun Danu Batur, pada Rahina Redite Paing Ugu pukul 02.00 WITA. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi umat Hindu, masyarakat Bali, serta semua pihak yang selama ini menghormati dedikasi dan kontribusi beliau dalam menjaga adat, agama, dan tradisi Bali.
Jro Wisna (JMW), selaku Pembina Forum Komunikasi Taksubali (Forkom Taksubali), turut menyampaikan belasungkawa yang amat mendalam. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan rasa kehilangan atas sosok yang sangat dihormati sebagai penjaga adat dan budaya Bali.
“Saya, selaku pembina Forkom Taksubali, bersama seluruh keluarga besar Forkom Taksubali, merasa sangat kehilangan sosok Palingggih Dane Jero Gede Batur Kawanan. Beliau bukan hanya seorang pemimpin spiritual, tetapi juga simbol adat, tradisi, dan budaya Bali yang luhur. Kehilangan ini adalah duka besar bagi kami semua,” ungkap Jro Wisna dengan penuh haru.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya melanjutkan pesan-pesan dan karya-karya yang telah digariskan oleh Palinggih Dane Jero Gede Batur Kawanan selama masa hidupnya. “Kami berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan adat, tradisi, serta budaya Bali, sebagaimana yang telah beliau ajarkan kepada kita. Beliau telah meninggalkan jejak yang mendalam bagi masyarakat Bali, dan tugas kita adalah melanjutkan warisan luhur tersebut dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Puncak Karya Pelebon akan diselenggarakan pada tanggal 24 Januari 2025, sebagai momen sakral untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang begitu dihormati. Jro Wisna mengajak seluruh masyarakat Bali untuk turut hadir dan memberikan doa terbaik.
“Semoga beliau mencapai moksa dan menemukan kedamaian abadi di sisi-Nya. Kami percaya bahwa ajaran dan nilai-nilai luhur yang beliau wariskan akan terus hidup di hati kita semua,” pungkas Jro Wisna.
Wafatnya Palingggih Dane Jero Gede Batur Kawanan tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga besar Pura Ulun Danu Batur, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Bali yang menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Semoga keluarga besar Pura Ulun Danu Batur serta umat Hindu di Bali diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa duka ini. (TimNewsyess)
TAGS :