Tokoh

Profil Jro Bendesa Adat Batuyang: Lakukan Lompatan Besar Menuju Kemajuan Desa Adat

 Kamis, 03 April 2025

Popil jri Bendesa adat batuyang

Newsyess.com, Gianyar. 

Gianyar | Newsyess.com - Di balik kemajuan pesat yang kini dirasakan oleh Desa Adat Batuyang, berdiri seorang pemimpin yang visioner dan penuh determinasi. Jro Bendesa Adat Batuyang, Guru Made Sukarta, adalah sosok yang tidak hanya memimpin, tetapi juga membawa perubahan yang nyata bagi desanya.

Saat ditemui oleh Newsyess pada Kamis, 3 April 2025, di Desa Batuyang, Gianyar, beliau berbagi perjalanan panjangnya dalam membangun desa adat yang maju dan mandiri. Sejak tahun 2004, Guru Made Sukarta telah mengamati bagaimana desa adat berkembang dari generasi ke generasi. Ia melihat bahwa kepemimpinan sebelumnya masih berjalan secara manual, tanpa adanya terobosan besar. Dengan jiwa ambisius yang positif, ia merasa terpanggil untuk menciptakan lompatan besar dalam pembangunan desa.

Keberanian Melangkah dan Mewujudkan Mimpi

Langkah awalnya di Desa Adat Batuyang dimulai dengan gebrakan membuka kembali Peken Batuyang yang telah terbengkalai selama enam tahun. Dengan keberanian dan keyakinan yang kuat, ia mendorong agar peken tersebut dapat kembali berfungsi, meskipun di awal hanya menghasilkan pendapatan bersih sebesar enam juta rupiah. Namun, bagi Guru Made Sukarta, keberhasilan itu bukan hanya soal angka, melainkan wajah desa yang kembali tertata dan berdenyut dengan kehidupan ekonomi masyarakat.

Tak berhenti di situ, ia melanjutkan langkahnya dengan memanfaatkan tanah padruen  desa seluas 30 are yang selama ini mangkrak. Dengan visi yang jelas, ia membangun garase desa, peken kayu, serta tempat bongkar muat yang lebih tertib dan terorganisir. Kini, semua aktivitas bongkar kayu, pasir, dan material lainnya tidak lagi mengganggu jalanan desa, melainkan terpusat di satu tempat yang tertata rapi.

Menjadikan Desa Adat Batuyang Sebagai Pusat Budaya dan Pariwisata

Obsesi besar Guru Made Sukarta tidak berhenti hanya pada pembangunan infrastruktur. Ia memiliki mimpi untuk menjadikan Desa Adat Batuyang sebagai desa budaya yang dikenal luas. Dengan menggalakkan seni tari, ukir, dan berbagai kesenian tradisional lainnya, ia ingin menjadikan desa ini sebagai destinasi wisata budaya yang unik. Dalam visinya, Desa Batuyang akan menjadi pusat pertunjukan kecak yang dapat menarik wisatawan setiap sore, menciptakan pengalaman budaya yang autentik bagi pengunjung.

"Nanti, ketika semuanya sudah permanen, desa ini akan menjadi desa wisata yang sesungguhnya. Orang akan datang, menikmati seni, budaya, dan kearifan lokal yang kita lestarikan," ujarnya dengan penuh semangat.

Komitmen untuk Kesejahteraan Masyarakat

Selain membangun desa dari segi infrastruktur dan pariwisata, Jro Bendesa juga memikirkan kesejahteraan masyarakatnya. Salah satu program unggulannya adalah menciptakan sistem ekonomi berkelanjutan yang memastikan setiap warga mendapatkan manfaat dari perkembangan desa. Salah satu inisiatifnya adalah pembagian daging babi (beceleng) kepada warga setiap Hari Raya Nyepi, sebagai bentuk berbagi dari pendapatan desa adat.

"Ketika Nyepi tiba, setiap kepala keluarga akan mendapatkan 4 kilogram daging babi dari pendapatan desa. Inilah cita-cita saya, agar masyarakat bisa merasakan manfaat dari kemajuan yang kita bangun bersama," tuturnya.

Membangun Masa Depan dengan Kepemimpinan yang Visioner

Dalam satu tahun kepemimpinannya, sudah lebih dari 80% programnya berjalan dengan baik. Kini, hanya dua program yang masih dalam proses: Batu Yang Mat atau Suwalayan dan pertunjukan Kecak Den. Namun, ia yakin dalam waktu dekat, semuanya akan terwujud.

"Saya tidak memiliki kepentingan politik. Saya hanya ingin membangun desa adat ini menjadi lebih baik. Jika anak-anak kita di masa depan bisa hidup dengan lebih layak, usaha tersedia, dan desa ini mandiri, maka tugas saya sudah selesai," ucapnya penuh keteguhan.

Dengan kepemimpinan yang berani, inovatif, dan berpihak pada masyarakat, Jro Bendesa Adat Batuyang, Guru Made Sukarta, telah membuktikan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari keberanian untuk melangkah. Desa Adat Batuyang kini tengah melaju pesat menuju masa depan yang lebih cerah, di bawah kepemimpinan seorang pemimpin yang tak hanya bermimpi, tetapi juga berani mewujudkannya. (TimNewsyess)


TAGS :