News

Tuna Netra Yatim Piatu, Putu Anggreni Bertahan Hidup Bersama Adik dengan Jualan Tempe di Pasar

 Senin, 15 Mei 2023

Bangli

Newsyess.com, Bangli. 


Bangli, Newsyess.com  - Hidup Ni Putu Angreni (25) dan adiknya I Made Darmayasa (19), warga Banjar Kawan Bangli Jalan Nuri Gang 3 Nomer 3 Bangli, kurang beruntung. Mereka ditinggal meninggal ayahnya bernama I Ketut Sudarma sejak 14 tahun lalu. Ibunya, Ni Nyoman Ratni baru saja meninggal pada 29 April 2023.
Anggreni yang mengidap tuna netra harus berjuang bertahan hidup dengan jualan tempe di pasar. Meski dia diasuh oleh keluarga paman, namun Anggreni dan adiknya tidak mau berpangku tangan.
“Keseharian saya tinggal bersama paman. Tapi tiap hari saya jualan tempe di pasar jadi,” ujar Anggreni, Senin (15/5).
Sehari, Anggreni jualan Rp 200-300 ribu dengan keuntungan Rp 50 ribu sehari. Jualan tempe ini melanjutkan usaha almarhum ibunya.
Sang paman, Nyoman Sudiarta (52) menambahkan, dia berusaha merawat keponakannya. “Ibunya meninggal komplikasi jantung, banyak sakit. Dokter yang menangani ada tiga, dokter jantung, ginjal dan penyakit dalam,” ujarnya.
Ayahnya juga meninggal karena gagal ginjal. Kini adiknya, Made Darmayasa baru tamat kerja. Adik kerja kontrak di Dinas Kominfo Bangli.
Anggreni  berharap ada bantuan dari pemerintah. “Bantuan apa saja. Pekerjaan boleh, uang juga boleh. Kami sudah dapat BLT (Bantuan Langsung Tunai),” jelas dia.
Dengan keuntungan Rp 50 ribu sehari dari hasil jualan, dia berusaha berhemat. “Dicukup-cukupkan. Kalau saya mau cari kerja sampingan untuk bantu paman dan adik,” ujar perempuan yang sakit mata sebelah itu. (Ngakan Suardika)


TAGS :