Tokoh

Ultah ke-47 Ngakan Yess: Berbagi Paket Sembako Kebahagiaan dengan Tuna Netra Kadek Jer, Terapis Penuh Inspirasi

 Jumat, 24 Januari 2025

Indahnya bisa berbagi

Newsyess.com, Gianyar. 

GIANYAR | Newsyess.com – Dalam suasana hangat penuh rasa syukur, pimpinan redaksi Newsyess, Ngakan Putu Suardika, atau yang akrab disapa Ngakan Yess, merayakan ulang tahunnya yang ke-47 pada Jumat, 24 Januari 2025. Namun, perayaan kali ini tidak seperti biasanya. Alih-alih dirayakan dengan pesta meriah, Ngakan Yess memilih membagikan kebahagiaan dengan cara berbagi sembako kepada Kadek Triawan, yang akrab dipanggil Kadek Jer, seorang tuna netra berusia 30 tahun asal Banjar Mantring, Desa Petak Kaja, Gianyar.

Kisah Inspiratif Kadek Jer: Tuna Netra dengan Semangat Tanpa Batas

Kadek Jer, seorang terapis yang kehilangan penglihatannya sejak usia belia, berbagi cerita tentang perjalanan hidupnya. Di tengah keterbatasan fisik, ia tak pernah menyerah untuk terus belajar dan bekerja dengan penuh ketulusan. Saat ini, ia melayani terapi hingga 15 orang per hari, membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak mampu membatasi semangat dan kemampuannya.

"Dengan belajar dan ketulusan, semuanya mungkin. Walaupun jalan hidup ini penuh tantangan, saya tetap berusaha berdiri di atas kaki sendiri," ujar Kadek Jer dengan senyum optimis.

Kadek Jer mengisahkan bahwa kehidupannya banyak bergantung pada bantuan keluarga dan teman-teman untuk mobilitas sehari-hari. Meski begitu, ia mengaku tetap mandiri dalam melaksanakan pekerjaannya sebagai terapis. Di tengah perjuangannya, ia berharap perhatian pemerintah terhadap penyandang disabilitas bisa lebih konkret dan langsung menyentuh kebutuhan mereka.

“Harapan saya, bantuan yang diberikan pemerintah lebih baik langsung, tanpa perantara, agar benar-benar sesuai dengan kondisi kami. Walaupun cacat fisik, kami punya skill dan semangat untuk mandiri,” ungkapnya dengan nada penuh harap.

Ngakan Yess: Ulang Tahun adalah Waktu untuk Berbagi

Bagi Ngakan Yess, ulang tahun bukan sekadar momentum untuk merayakan diri, tetapi juga kesempatan untuk berbagi dan menyentuh kehidupan orang lain. Dalam pesannya yang menginspirasi, Ngakan Yess mengungkapkan rasa syukurnya atas usia dan kesempatan hidup yang terus ia nikmati. Ia menegaskan bahwa kebahagiaan sejati adalah ketika kita mampu berbagi dan menjadi berkah bagi sesama.

"Berbagi bukan tentang seberapa besar yang kita miliki, tetapi seberapa besar keinginan kita untuk peduli. Hari ini saya merasa lebih kaya karena bisa berbagi dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan, seperti Kadek Jer yang telah menginspirasi saya dengan semangat hidupnya," ujar Ngakan Yess.

Ia juga memberikan pesan mendalam tentang makna kehidupan. “Hidup ini bukan tentang apa yang kita kumpulkan, tetapi tentang apa yang kita tinggalkan untuk orang lain. Terima kasih untuk semua doa dan dukungan yang telah diberikan kepada saya. Semoga Tuhan selalu membimbing langkah kita semua.”

Harapan Kadek Jer kepada Pemerintah

Dalam momen penuh haru ini, Kadek Jer menyampaikan harapan besarnya kepada pemerintah agar perhatian kepada penyandang disabilitas lebih dirasakan secara nyata. Ia percaya bahwa dengan dukungan yang tepat, para penyandang disabilitas mampu memberikan kontribusi besar bagi masyarakat.

“Cacat itu bukan pada pola pikir, tetapi bagaimana kita mengatasi keterbatasan dan tetap maju. Saya berharap pemerintah lebih peka dan mau turun langsung melihat kondisi kami, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran,” tuturnya.

Ngakan Yess menegaskan bahwa misi berbagi ini adalah upaya bersama yang tidak mungkin terwujud tanpa dukungan berbagai pihak. “Kami mengucapkan terima kasih kepada lembaga keuangan seperti Bank BPD Bali, LPD, BPR, dan gerakan koperasi, serta para tokoh masyarakat yang turut serta dalam mendukung kegiatan berbagi ini. Kebaikan yang kita lakukan hari ini akan menjadi benih yang tumbuh di masa depan,” tambahnya penuh harapan.

Pentingnya Kepedulian dan Empati

Kisah Kadek Jer dan aksi berbagi dari Ngakan Yess memberikan pesan moral mendalam tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama. Di tengah dunia yang semakin sibuk, seringkali kita melupakan mereka yang berada di pinggiran. Namun, Ngakan Yess menunjukkan bahwa sebuah langkah kecil, seperti berbagi sembako, mampu memberi dampak besar bagi orang lain.

Semoga semangat berbagi ini terus menginspirasi banyak pihak untuk lebih peduli terhadap sesama, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan. Di usia yang ke-47, Ngakan Yess telah memberi teladan bahwa kebahagiaan sejati adalah saat kita mampu menjadi cahaya bagi orang lain. (TimNewsyess)


TAGS :