News

Wamenkop Ferry Juliantono Dorong Koperasi dan Pelaku Ekonomi Desa Andil dalam Program Makan Bergizi Gratis

 Senin, 02 Desember 2024

Wakil menteri koperasi RI

Newsyess.com, Jakarta. 

Jakarta | Newsyess.com – Wakil Menteri Koperasi dan UKM (Wamenkop), Ferry Juliantono, mengajak koperasi dan pelaku ekonomi pedesaan untuk berperan aktif dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis. Ajakan tersebut disampaikan Ferry dalam acara Indonesia Sustainable Development Goals Awards (ISDA) 2024 di Jakarta, Kamis (28/11/2024).

Ferry menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya bertujuan menurunkan angka stunting, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru (new emerging market). “Program Makan Bergizi Gratis menjadi kesempatan bagi ekonomi rakyat, LSM, UMKM, dan koperasi untuk berperan serta,” ujar Ferry.

Ia menyebut, koperasi dan pelaku ekonomi pedesaan dapat terlibat dalam berbagai aspek program ini, mulai dari penyediaan bahan baku, pengolahan bahan makanan, hingga menjadi unit pelayanan atau dapur yang menyiapkan makanan siap saji untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Koperasi Sebagai Pilar Ketahanan Pangan
Ferry menekankan pentingnya peran koperasi dalam mendukung program yang terkait dengan ketahanan dan kedaulatan pangan. Kementerian Koperasi dan UKM, lanjutnya, siap mendukung pembentukan badan usaha koperasi melalui berbagai fasilitas, termasuk pendanaan.

“Kemenkop memiliki layanan permodalan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM). Kami sudah meminta LPDB-KUMKM untuk memprioritaskan pembiayaan koperasi produsen atau kegiatan produktif lainnya hingga 80 persen,” ujar Ferry.

Ia juga menyampaikan bahwa Kemenkop tengah menjalankan program transformasi koperasi agar tidak hanya menjadi penyedia bahan baku, tetapi juga mampu memproduksi bahan industri. Dengan langkah ini, koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang lebih strategis.

Sinergi dengan CSR dan Pembangunan Desa
Selain koperasi, Ferry juga mendorong pelaku UKM penerima manfaat dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membentuk badan usaha koperasi guna memastikan keberlanjutan usaha mereka. Corporate Forum for CSR Development (CFCD) disebut memiliki peran penting dalam mendorong komunitas lokal menjadi pelaku ekonomi yang tangguh dan mandiri.

Lebih lanjut, Ferry memuji sinergi antara program Makan Bergizi Gratis dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pemerintah, katanya, tengah mempersiapkan BUMDes sebagai pemasok bahan baku protein untuk mendukung keberhasilan program ini.

Peluang bagi Ekonomi Rakyat
Dengan segala peluang yang terbuka, program Makan Bergizi Gratis tidak hanya memberikan manfaat gizi kepada masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat. “Koperasi dan pelaku usaha pedesaan kini memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari rantai nilai yang mendukung ketahanan pangan nasional,” tutup Ferry.

Program ini diharapkan tidak hanya membawa dampak positif bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong transformasi ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.(TimNewsyess)


TAGS :